Pertemuanku denganmu adalah takdir…
Dimalam musim gugur yang dingin, digelapnya kota, untuk pertama kalinya kita bertemu.
Namun apakah takdir ini akan menyatukan kita?
Hup!
“Yosh! Aku berhasil” dengan gembira seorang gadis berhasil meloncati pagar setinggi 2,5 meter yang membatasi asrama dari sebuah sekolah putri terkenal di Tokyo dengan dunia luar.
Gadis ini dengan langkah ringan melenggang menuju stasiun kereta terdekat. Memasukkan karcis berlangganannya kedalam mesin pengecek karcis dan masuk ke dalam kereta. Ia langsung mencari tempat duduk yang kosong. Tentu saja itu hal yang gampang. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, kereta bisa dikatakan kosong melompong, hanya terdapat 3-4 orang saja.
Ia langsung duduk dan mengeluarkan earphone-nya. Mendengar music merupakan hobbynya untuk melenyapkan perasaan bosan saat menunggu. Ya… kereta itu baru kan berangkat 15 menit kemudian. Menuju stasiun di dekat sebuah tempat yang sudah tidak asing di Tokyo, terutama bagi para fashioners.
Gadis ini, Nakayama Sara. 17 tahun. Siswi tahun ke 2 di sekolah menengah atas putri swasta terkenal di Jepang, Blossom Gakuen. Putri tunggal dan pewaris dari Kanzen Nakayama, perusahaan export-impor terbesar di Jepang. Kesehariannya di sekolah putri menuntut dia untuk menjadi seorang lady dan seorang yang cerdas, orang yang pantas mewarisi kerajaan bisnis Nakayama.
Tapi, sebenarnya apa yang dilakukannya saat ini? Lanjut Baca »